Kamis, 26 Oktober 2023

Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya oleh HM GHUFRON ALI

 


Wahai saudaraku, sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya.

Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya.

Oleh karena itu, jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah, dia baru merasakan kelemahan, kehinaan, dan ketidakmampuan di hadapan Rabb-Nya. Dia menjadi ingat atas kelalaiannya selama ini, sehingga ia kembali pada Allah dengan penyesalan dan kepasrahan diri.

Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (QS. al-An’am: 42) yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara taat dan pasrah kepada-Ku. (Tafsir Ibnu Jarir)

Rabu, 25 Oktober 2023

Acara syukuran tamat Al Qur'an

 Pada hari Rabu tangal 25 Oktober 2023 selepas sholat Isya, paea santri yang tergabung dalam Santri Ustadz H Kamal, mengadakan syukuran dengan makan bersama nasi tumpeng yang di hadiri oleh para santri dengan rasa penuh sukur sebab telah menamatkan belajar baca Al Qur;an

Guru untuk belajar baca Al Qur.an adalah bapa H Kamal yang di ikuti oleh para jamaah masjid Nurussyafaah yang telah belajar tazwid  selama 3 tahun kepada beliau

Semoga dengan tamatnya belajar Al Quran  semakin mencintai Al Quran sebagai pedoman hidup umat Islama


 






 

Pembuatan tempat cuci kaki di masjid Nurussyafaah

 



Bulan Oktober 2023, dilakukan pemasangan vaping blok sebagai injakan kaki sebelum kaki di cuci ditempat cucian

Semua biaya ini berasal dari dana jamaah dan para donatur

Peringaran Maulid Nabi 8 Oktober 2023

 Pada hari Minggu tanggal 8 Oktober 2023 / 22 Dzulhijah 1445 H betempat di masjid Nurussyafaah Komplek Perumahan BTN Bumi Emas diadakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penceramah ustadzah Hj Ummu Syakier seorang pimpinan Pondok Pesantren Najmul Huda Sukabumi 

Hadir pula rombongan grup Hadroh TNI Yonif 300 Brawijaya Cianjur dengan membawakan lagu lagu bernuansa islami

Acara peringatan Maulid nabi tersebut dihadiri oleh para keluarga anak anak pesantren, para orang tua dan bapa bapa dari jamaah Nurussyafaah









Senin, 23 Oktober 2023

Kunci hidup bahagia oleh HM GHUFRON ALI

 


 Kunci Hidup Bahagia Ialah Meyakini Semua Takdir Allah Itu Adalah Baik


"Allah paling tahu yang terbaik bagimu"

Bisa Jadi yang "Jelek" itu Baik untuk Kita, Allah Ta’ala berfirman,

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
(📚 QS. Al-Baqarah: 216)

Allah yang lebih mengetahui akibat terbaik setiap perkara. Allah yang Mahatahu yang paling maslahat untuk urusan dunia dan akhirat kita. Sedangkan kita sendiri tidak mengetahui yang terbaik dan yang jelek untuk kita.
(📚 Tafsir Az-zahrawain, hlm. 348-349)

Selasa, 17 Oktober 2023

Keutamaan Berjalan Menuju Masjid oleh HM GHUFRON ALI

 


Keutamaan Berjalan Menuju Masjid

Terdapat keutamaan yang besar dalam amal berupa berjalan menuju masjid.



🍃Pahala Besar dengan Berjalan Menuju Masjid

Sesungguhnya, pahala yang paling besar adalah yang paling jauh rumahnya dari masjid.  Para fuqaha (ulama ahli fiqih) rahimahumullah menegaskan dianjurkannya memperpendek langkah menuju masjid dan tidak tergesa-gesa (alias berjalan dengan tenang) ketika menuju masjid. Hal ini untuk memperbanyak pahala kebaikan ketika berjalan menuju masjid, berdasarkan berbagai dalil yang menunjukkan adanya keutamaan memperbanyak langkah menuju masjid. [1]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

“Maukah kalian aku tunjukkan kepada suatu amal yang dapat menghapus kesalahan (dosa) dan meninggikan derajat?” Para sahabat menjawab, ”Ya, wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda, ”(Yaitu) menyempurnakan wudhu dalam kondisi sulit, banyaknya langkah menuju masjid, menunggu shalat setelah mendirikan shalat. Itulah ar-ribath (kebaikan yang banyak).”
(HR. Muslim no. 251)

🍂Berjalan Kaki Ke masjid Meskipun Jauh

Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَعْظَمُ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلاَةِ أَبْعَدُهُمْ، فَأَبْعَدُهُمْ مَمْشًى وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الَّذِي يُصَلِّي، ثُمَّ يَنَامُ

“Orang yang paling banyak mendapatkan pahala dalam shalat adalah mereka yang paling jauh (jarak rumahnya ke masjid), karena paling jauh jarak perjalanannya menuju masjid. Dan orang yang menunggu shalat hingga dia melaksanakan shalat bersama imam itu lebih besar pahalanya dari orang yang melaksanakan shalat kemudian tidur.”
(HR. Bukhari no. 651 dan Muslim no. 662)

Hadits-hadits tersebut menunjukkan keutamaan rumah yang jauh dari masjid, karena banyaknya langkah menuju masjid yang membuahkan pahala yang besar. Besarnya pahala itu karena jauhnya rumah dari masjid dan juga karena bolak-balik pergi ke masjid.

Dari ‘Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

كَانَ رَجُلٌ لَا أَعْلَمُ رَجُلًا أَبْعَدَ مِنَ الْمَسْجِدِ مِنْهُ، وَكَانَ لَا تُخْطِئُهُ صَلَاةٌ، قَالَ: فَقِيلَ لَهُ: أَوْ قُلْتُ لَهُ: لَوْ اشْتَرَيْتَ حِمَارًا تَرْكَبُهُ فِي الظَّلْمَاءِ، وَفِي الرَّمْضَاءِ، قَالَ: مَا يَسُرُّنِي أَنَّ مَنْزِلِي إِلَى جَنْبِ الْمَسْجِدِ، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ يُكْتَبَ لِي مَمْشَايَ إِلَى الْمَسْجِدِ، وَرُجُوعِي إِذَا رَجَعْتُ إِلَى أَهْلِي، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَدْ جَمَعَ اللهُ لَكَ ذَلِكَ كُلَّهُ

“Seseorang yang setahuku tidak ada lagi yang lebih jauh (rumahnya) dari masjid, dan dia tidak pernah ketinggalan dari shalat. ‘Ubay berkata, maka ia diberi saran atau kusarankan, “Bagaimana sekiranya jika kamu membeli keledai untuk kamu kendarai saat gelap atau saat panas terik?” Laki-laki itu menjawab, “Aku tidak ingin rumahku di samping masjid, sebab aku ingin jalanku ke masjid dan kepulanganku ke rumah semua dicatat (pahala).” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala telah kumpulkan untukmu semuanya tadi.”
(HR. Muslim no. 663)

Lihatlah saudaraku, adanya pahala yang besar dari Allah Ta’ala bagi orang-orang yang pergi menuju masjid dan juga ketika berjalan pulang dari masjid. Oleh karena itu, sahabat tersebut lebih memilih untuk berjalan kaki meskipun rumahnya jauh dari masjid.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مَنْ بُيُوتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ، كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian berjalan ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk melaksanakan kewajiban yang Allah tetapkan, maka kedua langkahnya, yang satu menghapus kesalahan dan satunya lagi meninggikan derajat.”
(HR. Muslim no. 666)

Dalam hadits-hadits tersebut dan yang lainnya, terdapat motivasi untuk bersungguh-sungguh mendatangi masjid dengan berjalan kaki, bukan dengan naik kendaraan, meskipun rumahnya agak jauh. Hal ini dengan catatan, selama hal itu tidak menimbulkan masyaqqah (kesulitan) dan juga selama tidak ada ‘udzur (misalnya, sudah tua renta dan yang lainnya). Juga motivasi agar tidak membiasakan diri naik kendaraan ketika menuju masjid, jika jarak masjid tersebut masih bisa terjangkau dengan berjalan kaki. [2]


*

@Rumah Lendah, 27 Jumadil awwal 1441/ 22 Januari 2020

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel: Muslim.or.id

Catatan kaki:


[1] Anjuran seperti ini tentu bukan pada tempatnya karena hanya akan membebani diri sendiri. Karena yang dimaksud oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah langkah berjalan biasa (normal), bukan langkah yang dibuat-buat sengaja lebih pendek agar lebih banyak jumlah langkah menuju ke masjid. Karena jika memperpendek langkah ini yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maksudkan, tentu akan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam contohkan dengan perbuatan beliau atau minimal akan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan kepada para sahabatnya.

[2] Pembahasan ini kami sarikan dari kitab Ahkaam Khudhuuril Masaajid karya Syaikh ‘Abdullah bin Shalih Al-Fauzan hafidzahullah, hal. 62-63 (cetakan ke empat tahun 1436, penerbit Maktabah Daarul Minhaaj, Riyadh KSA).


Senin, 16 Oktober 2023

Begini penampakan tempat wudhu wanita masjid Nurussyafaah

 Tempat wudhu yang khusus buat wanita berasal dari bantuan masyarakat Arab saat melakukan uruj di masjid Nurusyafaah  sekitar tahun 2015

Kemudian dibangun juga wc duduk 

Pada bulan November 2023  beberapa bagian dari temboknya retak retak berbarengan gempa yang melanda kabupaten Cianjur 

Begini foto fotonya 







 

Penambahan buat cuci kaki disamping masjid Nurussyafaah

 Guna melengkapi untuk pencucian kaki saat jamaah masuk masjid, pengurus DKM Masjid Nurussyafaah telah melakukan penggalian di posisi masjid sebelah kiri atau samping ubin.

Ini di lakukan sebagai sarana buat para jamaah saat akan amsuk masjid

Penggalian tersebut di laksanakan padtanggal  16 Oktober 2023

Berikut foto fotonya 




 

Persiapan acara Maulid nabi buat tanggal 20 Oktober 2023

DKM MAsjid Nurussyafaah telah membentuk persiapan pantia untuk penyelenggaraan acara perayaan nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan. Diantaranya :

- Pemberian bantuan berupa uang untuk anak yatim

- Pembererian bantuan keuangan buat para fakir

- serta persiapan dari mulai dokumentasi , tempat, alat dan penceramah

Acara persiapan tersebut dihadiri oleh ketua DKM pa H Badru

Ketua panitia pa H Usep M Tamam bserta seksi seksi diantaranya pa Deni, pa Agus , Pa Ajum dan ibu ibu untuk seksi konsumsi

Persiapan tersebut dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2023  selepas sholat Isya 

 

 




Kamis, 12 Oktober 2023

Bantuan untuk para korban gempa di masjid Nurussyafaah

 




Pada tanggal 22 November 2022 DKM Masjid Nurussyafaah telah menerima sumbangan / bantuan untuk para korban gempa berupa beras , air minum, pakaian bekas. selimut, makanan ringan, dan sumnagan berupa donasi dari para donatur dan telah diteruma  .

Sumbangan atau bantuan tersebuy dari perorangan dan organisasi termasuk dari para pejabat pemerintah 

Dan semua bantuan tersebut alhamdulilah telah disalurkan kepada p[ara korban gempa yang sangat membutuhkan.

Lokasi penempatan semua bantuan berada di halaman masjid Nurusyafaah yang berlokasi di Rt 02 Rw 17 Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku. Sementara korban gempa yang berlokasi di sekitar ini banyak yang membuat tenda pengungsian di halaman rumah masing masing karena kalau tidur/istirahat di dalam, takut ada gempa susulan.

Selasa, 10 Oktober 2023

Pengerjaan penambahan ubin tempat wudhu masjid tanggal 9 Oktober 2023

 Pada tanggal 9 Oktober 2023, tempat wudhu pria masjid Nurussyafaah di tambah ubin lagi untuk tinggikan  .

Biaya tersebut berasala dari dana DKM Masjid 

Pengerjaan ini lamanya sekitar 4 harian dan biaya oleh koropak masjid.






 




 

 




Sabtu, 07 Oktober 2023

Nama pengurus masjid Nurussyafaah 2023

 


DKM NURUSSYAFAAH....
Disampaikan dengan hormat...
Mohon koreksi nama dan gelar akademik bapak/ibu/saudara untuk pembuatan struktur org DKM Periode 2023-2026

A. Penasehat
1. DR.H Ahmad Yani,S.IP.,M.Si
2. Drs. H Shihabudin, M.M.Pd
3. Drs. H Hamdan, SH,MAg
4. H Priyadi Iskandar, SH
5. H. Hendri Prasetiyabudi,S.IP.,M.M
B. Pengurus
1. Ketum.... Badru
2. Kebid Imaroh ...Drs. H.Usep Muhammad Tamam,M.Si ..
3. Kebid Riayah... Iwan Hernawan, SH
4. Sekum ....Yakut Sugara
5. Sek 1.....Yasin Denhas
6. Sek 2...Yayan Suherlan
7. Bendum...H.Endang Hikmat
8. Bend 1....Agus Effendi Sosiawan
9. Bend 2...Drs.Dede Nurdin
Seksi"
1. Seksi pendidikan
- Odang Muhammad,M.M.Pd
- Sukmana, S.Pd
- Dedi Juandi,S.Pd.Sd
2. Seksi PHBI/DAKWAH
- Kamal, M.T
- Dadang Jodi K, S.E
- H Deni Rusman Yusuf, S.Pd,M.Si
3. Seksi pemuda
- Rana Suryana
- Asep Rahmat, S.Pd
- Azis Gunawan, S.Ag
4. Seksi peribadatan
- H Gufron Ali
- Rosidin, S.Ag
- H. Tata S.E
5. Seksi perpustakaan
- M Mansyur Qurtubi
- Subrata,
- Eden Jayusman, S.Pd
6. Seksi majelis ta'lim
- hj. Neneng Aminah
- hj. Dedeh Rosidah
- hj. Ati Ruhyati, S.Pd
7. Seksi dokumentasi/publikasi
- Agus Muldani, S.Pd
- Dadan Setiawan,S.E
- Uun Rusnandi, S.E
8. Seksi ussha/ dana
- Dudun Sudrajat, M.M.Pd
- Ajum , S.P
- Teguh Daluh Wibowo, S.IP
9. Seksi UPZ/Sosial
- H. Edi Jubaedi
- H. Iran Sukmawigsnda,S.IP
- Ade Solehudin
10. Seksi Pembangunan
- Drs.Dadeng Koswara,M.Pd
- Dedi Maryadi, S.IP
- Dedih Schumarna,S.H
11. Seksi Keamanan
- Budi Benilamsyah,S.H
- Ayi Kurnia,S.H
- Otang Suherman
12. Seksi Kebersihan
- Mas Supoyo
- Mas Budi
- Gandi Sugandi
13. Seksi Kematian
- Moh. Alwi.S.T
- Dedi Suryadi
- Lukman Hakim
14. Seksi Perlengkapan
- H Aam Muharam
- Cecep Sanahyu
- cecep Syarif Hidayat



Terimakasih
Ttd
Badru

Aurat bisa dilihat jin HM GHUFRON ALI

 


 Aurat Dilihat Jin

Salam

Seperti yang kita tahu, jin bisa melihat kita sementara kita tidak bisa melihat jin. Nah ketika kita butuh utk melepas pakaian, msal mandi atau buang air, berarti jin juga melihat aurat kita? Lalu apa mereka punya syahwat dg kita? Wah.. bgmn klo jin laki melihat daerah kewanitaan. Brarti bahaya dong klo jin nakal… Mohon bantuannya tadz. Makasih…

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Benar bahwa jin bisa melihat kita sementara kita tidak bisa melihat jin. Allah tegaskan dalam al-Quran,

يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ …

“Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan–kepada keduanya–‘auratnya. Sesungguhnya, iblis dan golongannya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (Qs. Al-A’raf:27)

Ayat ini berlaku umum. Artinya, jin bisa melihat kita dalam semua keadaan, baik ketika kita memakai pakaian atau melepas pakaian. Sehingga jika dibiarkan, jin bisa melihat aurat manusia ketika dirinya tidak mengenakan pakaian.

Solusi Agar Aurat Tidak Dilihat Jin

Bagian dari kasih sayang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya, beliau ajarkan kepada mereka berbagai macam sunah yang akan menyelamatkan mereka dari bahaya dunia dan akhirat. Tak terkecuali bahaya jin yang berada di sekitarnya.

Cara yang beliau ajarkan, agar aurat kita tidak dilihat jin adalah dengan membaca basmalah ketika membuka pakaian.

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِتْرُ ما بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَبَيْنَ عَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ ، إِذَا خَلَعَ الرَّجُلُ ثَوْبَهُ أَنْ يَقُولَ : بِسْمِ

Tabir antara pandangan mata jin dengan aurat bani adam (manusia) adalah apabila seseorang melepas pakaiannya, dia membaca:bismillah. (HR. Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath – al-Mathalib al-Aliyah, al-Hafidz Ibnu Hajar, no. 37).

Demikian pula, ketika seseorang hendak masuk kamar mandi, dia dianjurkan untuk membaca basmalah, sebagai tabir auratnya dari pandangan jin. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ: إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الخَلَاءَ، أَنْ يَقُولَ: بِسْمِ اللَّهِ

Tabir antara pandangan mata jin dengan aurat bani adam (manusia) adalah apabila seseorang masuk kamar mandi, dia membaca:bismillah. (HR. Turmudzi 606, dan dishahihkan al-Albani).

Imam An-Nawawi mengatakan,

قال أصحابنا: ويستحبّ هذا الذكر سواء كان في البنيان أو في الصحراء ، قال أصحابنا رحمهم الله : يُستحبّ أن يقول أوّلاً: ” بسم الله ” ثم يقول: ” اللَّهُمَّ إني أعُوذُ بِكَ من الخُبْثِ والخَبائِثِ

Para ulama madzhab kami – syafiiyah – mengatakan, ‘Dianjurkan membaca basamalah ini, baik ketika buang air di dalam bangunan atau di luar rumah.’ Mereka juga menjelaskan, dianjurkan untuk membaca: ’Bismillah’ terlebih dahulu, kemudian membaca:

اللَّهُمَّ إني أعُوذُ بِكَ من الخُبْثِ والخَبائِثِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan dan segala sebab keburukan. (al-Adzkar, hlm. 26).

Allahu a’lam

Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)



Referensi: https://konsultasisyariah.com/21983-agar-aurat-tidak-dilihat-jin.html