Minggu, 19 Mei 2024

TAKUT MISKIN, BISA SEBABKAN SESEORANG MENGHALALKAN SEGALA CARA OLEH H GUFRON ALI


TAKUT miskin sering mendorong seseorang menjadi pelit, curang. Bahkan, orang yang takut miskin, pada akhirnya  bisa menghalalkan segala  cara untuk mendapatkan harta benda, kekuasaan, atau jabatan.


 🌺BANYAK manusia tidak mau jatuh pada jurang kemiskinan. Akhirnya,  mereka berusaha dengan berbagai cara untuk menghindari diri dari kemiskinan. Bahkan, sampai ada yang menukarkan atau menggadaikan   agama hanya demi untuk mendapatkan sebagian harta benda,  atau jabatan.

🌺    DI samping  hal  di atas,  mereka datang ke dukun, paranormal dan yang sejenisnya untuk meminta jimat, jampi-jampi, dan sejenisnya. Atau,  mereka  memelihara atau meminta bantuan makhluk halus (jin) untuk  mendapat kekayaan. Mereka begitu sedih dan berduka cita ketika mengalami kekurangan harta benda.

🌺 PENYEBAB munculnya sikap takut miskin adalah kecintaan terhadap harta benda atau dunia secara berlebihan. Orang yang mencintai harta benda dan  dunia secara berlebihan   khawatir dan takut kehilangan kenikmatannya, salah satunya nikmat harta benda.

🌺 JANGAN sampai selalu terbetik dalam hati kita, “Besok kita makan apa?” Jangan takut! Yang penting kita berusaha mencari rezeki dengan cara halal, berdoa,  dan bertawakal kepada Allah.

🌺SEBAB,  sesungguhnya Allah  menjamin seluruh rezeki makhluk-Nya. "Dan tidak ada suatu yang melata pun (yakni manusia dan hewan) di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya."  (Q.S. Huud: 6).

🌺    SEMESTINYA, sesuatu yang harus ditakutkan adalah ketika dibentangkan dunia kepada kita. Yakni ketika kita diuji dengan banyak harta benda, sebagaimana sabda Nabi Muhammad  SAW (yang artinya)  di bawah ini.

“Akan tetapi, aku khawatir akan dibentangkan dunia atas kalian sebagaimana telah dibentangkan atas orang-orang sebelum kalian.  Lalu,  kalian pun berlomba-lomba padanya sebagaimana mereka berlomba-lomba padanya.  Kemudian,  dunia itu akan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka.” (HR Bukhari , Muslim).

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh berjamaah di masjid, semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT Aamiin🤲

ORANG YANG SUKSES YANG SEBENARNYA OLEH H GUFRON ALI

 


ORANG YNG SUKCES YG SEBENARNYA
DEGN AMAL NYA BISA MASUK SURGA
[07.25, 15/5/2024] Ali Gprn: ORANG YNG CELAAKA DII SISI ALLAH
DENGN AMAL NYA DIIA MSK .NERAKA

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته  👳🏻‍♂️👳🏻‍♀️🤲🏻🇮🇩🇵🇸🕋

🌾BUKAN GHIBAH
Ini dalilnya

Masih ada orang yang tidak bisa membedakan antara Ghibah (membicarakan aib seorang muslim) dengan Syahadah (kesaksian) dan Iqomatul Hujjah (menegakkan hukum agama).

(1)
Jika ada PENIPU. Telah sekian banyak orang menjadi korbannya. Lalu kita buat poster yang berisi identitas dan fotonya. Lalu kita sebar. Lalu kita siarkan agar masyarakat berhati-hati dan terlindungi dari kejahatan (penipuan) orang tersebut maka itu "Kesaksian", BUKAN "Ghibah".
Itu bentuk Nahi Mungkar yang sangat tinggi nilainya.

(2)
Jika ada seorang SAKSI MATA bersuara lantang di Pengadilan. Ia sampaikan apa saja yang ia lihat. Ia bongkar identitas semua pelaku kejahatan, maka itu BUKAN "Ghibah" tapi "Syahadah" alias "Kesaksian".
Agar hukum ditegakkan atas para penjahat.

Beresiko namun ia harus lakukan. Jika ia menolak bersaksi ia berdosa karena dianggap menutupi kejahatan.
Jika ia bicara tidak sesuai fakta, itupun dosa karena ia telah memberikan Kesaksian Palsu.

(3)
Ada PEJABAT, dipilih dengan uang rakyat. Biaya pemilihannya habis banyak. Setelah terpilih, makan-minum dan fasilitas hidupnya semua ditanggung oleh rakyat tapi kerjanya hanya menyusahkan rakyat.

Kritik dari rakyat itu BUKAN "Ghibah" tapi "Kesaksian".
Bahkan kritik kepada Pejabat yang lalim seperti ini dalam pandangan Agama adalah bagian dari pada Amar Makruf Nahi Mungkar.

(4)
Suatu hari Hindun datang kepada Rasulullah untuk mengadukan Abu Sufyan, suaminya. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan itu suami yang pelit bin bakhil. Ia tidak memberikan nafkah kepadaku, bolehkah aku 'mencuri' uangnya untuk kebutuhanku dan anakku."

Dalam kasus ini Hindun membongkar aib suaminya didepan Rasulullah saw.

Rasulullah Saw tidak menegurnya karena telah membicarakan aib suaminya. Bahkan beliau memperbolehkan Hindun mengambil uang suaminya tanpa sepengetahuannya untuk keperluannya dan anaknya.

Apa yang dilakukan Hindun ini BUKAN "Ghibah" tapi "Syahadah" alias "Kesaksian".
Ia harus membuka aib suaminya agar ia mendapatkan keadilan.

(5)
Ada seorang PEMIKIR LIBERAL. Aktif menyebarluaskan pemikiran sesatnya di tengah masyarakat. Lewat ceramah-ceramah dan tulisan-tulisannya. Hingga perlahan-lahan  bertambahlah pengikutnya. Dan makin kuat posisinya. Mereka merasuk kesemua lini.

Lalu kita bongkar identitasnya dan kita kritik pemikirannya.
Itu BUKAN "Ghibah" tapi "Iqomatul Hujjah" (menegakkan hukum agama).

(6)
Kalau kita belajar ilmu mushtolahul hadist, kita akan temui bab Al jarh wa at ta'dil. Saking pentingnya, bab ini bahkan oleh sebagian ulama ditulis dalam kitab tersendiri.

Apa isinya? Membicarakan aib orang; si Fulan ini tukang bohong. Si Fulan ini lemah ingatannya. Si Fulan ini tukang memalsukan hadist. Dan seterusnya.

Tapi Imam Ahmad menyebut "Ghibah" dalam konteks ini adalah bagian dari IBADAH. Karena Agama menjadi terjaga.
Warisan Nabi Saw tetap dalam keasliannya. Dan terbongkarlah upaya musuh-musuh Agama untuk merusak tatanan Agama ini.

"Demikianlah kami jadikan kalian umat yang wasath agar kalian menjadi saksi-saksi atas perbuatan manusia."
(QS: Al Baqarah: 143)

"Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia. Kalian aktif mengajak kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar serta kalian beriman kepada ALLAH."
(QS: Ali Imran: 110)

"Kalian adalah saksi-saksi ALLAH diatas muka bumi ini", kata Rasulullah Saw dalam sebuah hadits shahih.

(7)
Maka jangan bersikap SOK BIJAK dengan berkata : "Afwan ukthi, jangan "Ghibahi" si Fulan karena bla...bla...dan bla...."


Itulah PERJUANGAN, karena KEBENARAN , tegakkan keadilan, memang harus DIPERJUANGKAN tanpa mengenal waktu dan tempat.

ياالله هدية توفيق عناية دعوة وتبليغ 🤲🏻🤲🏻

Jumat, 10 Mei 2024

Pelaksanakan giat gorol untuk pengecoran trotoar jalan tgl 11 Mei 2024

 Para jamaah masjid Nurussyafaah pada tanggal 11 Mei 2024, melaksanakan kegiatan gotong royong dengan menggali dan membersihkan selokan dan pinggirnya dari rumput dan sampah. 

Kegiatan ini di motori oleh ketua DKM masjid Nurussyafaah dan di hadiri oleh sebagian para jamaah masjid yang di ahiri  dengan makan bersama (ngaliwet). 

Semoga acara kegiatan gorol ini tetap berlanjut sesuai kondisi dan kebutuhan.

Berikut foto dan video nya :









 




Jumat, 03 Mei 2024

Perbaikan Plafon Masjid Nurussyafaah 4 Mei 2024

 Karena sudah lapuk, pada tanggal 4 Mei 2024 sekitar pukul 8 pagi, dengan di saksikan jamaah masjid Nurussyafaah , dilakukan pembongkaran dan penggantian plafon masjid oleh tukang.

Berikut foto dan videonya :


 


Perbaikan  pelapon masjid Jami nurussyafaah yang di hadiri oleh bapak H. Dadeng selaku pimpro.