Minggu, 21 Juni 2026

Penunjukan Pa H edi Jubaedi sebagai ketua DKM Minggu 21 Juni 2026

Setelah beberapa kali diadakan rapat penyaringan dan pembukaan pendaftaran bagi jamaah yang berminat menjadi ketua DKM periodee 2026 - 2031 , namun sayangnya tidak satupun yang berminat menjadi ketua DKM menggantikan Pa H Badri yag sudah berakhir jabatan pada bulan Jun i 2026.

Namun akhirnya diadakan rapat mendadak dimasjid Nurussyafaah setelah sholat Ashar  pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026    dan akhirnya ditunjuk oleh para sesepuh masjid Nurussyafaah sebagai ketua DKM baru masjid Nurussyafaah, yaitu Bapa H Edi Jubaedi seorang pensiunan Dinkes .

 

Pimpinan rapat
H. Ahmad Yani
1. hadir para penasehat DKM dan tokmas terbatas
2. musyawarah pemilihan ketua DKM terjadi deadlock
3. pemilihan ketua DKM sesuai aturan ormas keagamaan oleh tim fomatur atau aklamasi tdk dg voting
4. karena deadlock maka tanggungjawab kembali ke penasehat utk mengambil langkah2 selanjutnya
5. pemilihan ketua DKM hrs seger krn melanjutkan program2 DKM berikut nya
6. apakah pjs dulu atau langsung menunjuk ketua DKM
7. tapi hrs merujuk kriteria seorang ketua DKM yg mampu dan layak
8. ahli masjid, mampu memimpin keluarga, lingkungan, organisasi dan tdk memiliki kelurangan dlm bekerja
9. memilih pa H. Edi Jubaedi
10. setelah dikomunikasikan ke pa edi via tlp, beliau menyatakan isnyAllah siap

Hendri
1. tentukan sistem pemilihan nya
2. tentukan kriteria seorang calon ketua DKM
3. klo sudah terpilih ketua DKM, pengurus harus kerja Tim

H. Syihabudin
kriteria ketua DKM
1. daek sholat
2. memiliki ahklak
3. pilihan ke pa edi jubaedi

Ust. Wahid Ali
kriteria
1. lebih pinter drpd yg lain nya
2. komunikasi dg birokrasi baik
3. pemuda bisa menjadi alternatif
4. baik bacaan dlm sholat
5. bijaksana
6. senioritas, usia
7. tempat tinggal tdk jauh dr masjid
8. pilihan pa h husen atau pa edi

H. Husen
1. tdk bersedia menjadi ketua DKM, krn kesibukan
2. memilih ketua H. Ahmad Yani

H. Gufron Ali
1. musyawaroh perintah Allah apalagi dilaksanakan di rumah Allah
2. memilih H. Ahmad Yani

kesimpulan :
   1. H. Ahmad Yani menolak dicalonkan karena sibuk dan sudah pernah 2 periode menjadi Ketum DKM
2. memilih aklamasi kpd H. Edi Jubaedi, sbg ketua DKM
3. H. Edi Jubaedi menyatakan IsnyAllah siap
4. konsolidasi dan islah dg panitia utk menjaga kebersamaan para jamaah
5. Segera membentuk tim formatur yg diketuai oleh ketua terpilih. 


  





0 komentar:

Posting Komentar